Euthanasia Ditinjau dari Aspek Medis, Bioetik, dan Hukum
DOI:
https://doi.org/10.30649/jhek.v4i1.135Kata Kunci:
Euthanasia, Autonomy, Justice, Death with DignityAbstrak
Euthanasia merupakan penerapan atau penghentian prosedur yang memungkinkan percepatan atau pemicu kematian pasien yang sakitnya tidak dapat disembuhkan, untuk membebaskan mereka dari penderitaan luar biasa yang menyiksa pasien. jenis euthanasia dapat dibagi menjadi 2 macam. Yaitu euthanasia aktif dan euthanasia pasif. Euthanasia aktif merupakan suatu peristiwa dimana seorang dokter atau tenaga kesehatan lainnya, secara sengaja melakukan suatu tindakan untuk mengakhiri hidup seoran pasien. Euthanasia Pasif berarti menghentikan atau mencabut setiap tindakan atau pengobatan yang diperlukan untuk mempertahankan keberlangsungan dari manusia. Penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan menggunakan penggunakan konseptual dan pendekatan undang-undang. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa pada aspek medis ditemukan bahwa obat-obatan digunakan dalam euthanasia aktif dan pseudoeuthanasia merupakan praktik yang menyerupai euthansia pasif. Berdasarkan aspek Bioetik, Autonomydan Justicememegang peranpenting dalam pengambilan Keputusan euthanasia dan pada aspek hukum. Sampai sekarang belum ada hukum Indonesia yang mengatur mengenai “hak untuk mati”. Pasal yang mendekati untuk kasus euthanasia aktif adalah pasal 344 KUHP dan Undang-Undang no 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dapat menjadi dasar untuk kasus euthanasia pasif di Indonesia.
Referensi
Peraturan Perundang-Undangan :
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Buku :
Beauchamp, T.L. and Childress, J.F. (2001). Principles of biomedical ethics. 5th Edition. New York: Oxford University Press.
Jonsen, A.R., Siegler, M., Winslade W.J.(Eds.). (2022). Clinical Ethics: A Practical Approach to Ethical Decisions in Clinical Medicine, 9e. McGraw Hill. https://accessmedicine.mhmedical.com/content.aspx?bookid=3130§ionid=2 62031275.
Marín-Olalla F.(2018) La eutanasia: un derecho del siglo xxi [Euthanasia: a 21st century right]. Gac Sanit. 2018 Jul-Aug;32(4):381-382. Spanish. DOI: 10.1016/j.gaceta.2018.01.007.
Marzuki, P. M. (2017). Penelitian Hukum Edisi Revisi. Penerbit: Prenada Medika.
Priyanto, A. (2013). Euthanasia Ditinjau Dari Segi Medis Dan Hukum Pidana Di Indonesia. Makassar: Universitas Hassanudin.
Sjahdeini, S. R. (2020). Hukum kesehatan tentang hukum malapraktik tenaga medis Jilid 1. Penerbit : IPB press, Bogor.
Jurnal :
Annadurai, K. (2014). Euthanasia: Right to Die with Dignity. J Family Med Prim Care. 3(4), 477-478. DOI: https://doi.org/10.4103/2249-4863.148161.
Badcott D, Oduncu FS. (2010) Perspectives onassisted dying. Med Health Care and Philos (2010) 13:351–353. DOI: http://dx.doi.org/10.1007/s11019-010-9269-9.
Castro, M. P. R. D. (2016). Euthanasia and assisted suicide in western countries: a systematic review. Rev. Bioét, 24(2), 355-67. DOI: http://dx.doi.org/10.1590/1983- 80422016242136.
Fontalis, A., Prousali, E., Kulkarni, K. (2018). Euthanasia and assisted dying: what is the current position and what are the key arguments informing the debate?. J R Soc Med. 2018 Nov;111(11):407-413. DOI: https://doi.org/10.1177/0141076818803452.
Goldstein N.E., Cohen L.M., Arnold R.M., Goy E., Arons S., Ganzini L. (2012). Prevalence of formal accusations of murder and euthanasia against physicians. J Palliat Med. 2012 Mar;15(3):334-9. DOI: https://doi.org/10.1089/jpm.2011.0234.
Kontomanolis, E., et al. (2018). The Conflict between Euthanasia and Human Dignity: A Different Glance. The Ulutas Medical Journal, 4(4), 184-193. DOI: https://doi.org/10.5455/umj.20180802071802.
Leenen, H.J. (1987). Euthanasia, assistance to suicide and the law: developments in The Netherlands. Health Policy, 8(2), 197-206. DOI: https://doi.org/10.1016/0168-8510(87)90062-5.
Marín-Olalla F.(2018) La eutanasia: un derecho del siglo xxi [Euthanasia: a 21st century right]. Gac Sanit. 2018 Jul-Aug;32(4):381-382. Spanish. DOI: 10.1016/j.gaceta.2018.01.007. Epub 2018 May 8. PMID: 29751982.
McQuoid-Mason, D.J. (2013). Emergency medical treatment and 'do not resuscitate' orders: when can they be used?. The South African Medical Journal, 103(4), 223-5. DOI: https://doi.org/10.7196/samj.6672.
Rietjens, J. A.C. et al. (2009). Two Decades of Research on Euthanasia from the Netherlands. What Have We Learnt and What Questions Remain?. Journal of Bioethincal Inquiry, 6(3), 271-283. DOI: https://dx.doi.org/10.1007/s11673-009-9172-3.
Schüklenk, U et al. (2011). End-of-life decision-making in Canada: the report by the Royal Society of Canada expert panel on end-of-life decision-making. Bioethics, 25(1) 1-73. DOI: https://doi.org/10.1111/j.1467-8519.2011.01939.x.
Segal, D.L. (2019). Death with dignity. Encyclopedia of Gerontology and Population Aging. DOI: https://doi.org/10.1007/978-3-319-69892-2_746-1.
Tanuwijaya, F. (2020). Euthanasia and the Assessment of Patients' Autonomy Rights in the Indonesian Criminal Code. Lentera Hukum, 7(2), 232-243. DOI: https://doi.org/10.19184/ejlh.v7i2.18701.
Tsai, D. F. C. (2001). How should doctors approach patients? A Confucian reflection on personhood. Journal of Medical Ethics, 27(1), 44-50. DOI: https://doi.org/10.1136/jme.27.1.44.
Van Der Wal, G. (1993). Unrequested termination of life: is it permissible? Bioethics, 7(4), 330-9. DOI: https://doi.org/10.1111/j.1467-8519.1993.tb00223.x.
Warjiyati, S. (2020). Implementasi Euthanasia dalam Perspektif Ulama dan Hak Asasi Manusia. Al-Jinâyah: Jurnal Hukum Pidana Islam, 6(1). DOI: https://doi.org/10.15642/aj.2020.6.1.257-284.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Hukum dan Etika Kesehatan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









